A.
Pendahuluan
Karya ilmiah menurut Brotowijoyo
dalam Arifin (1985: 8-9) adalah karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta
dan ditulis menurut metodologi penulisan yang baik dan benar.
Penulisan karya Ilmiah merupakan salah satu
ciri pokok kegiatan perguruan tinggi yaitu, karya tulis dalam bidang ilmu
pengetahuan dan teknologi atau seni yang ditulis atau dikerjakan sesuai dengan
tata cara ilmiah, dan mengikuti pedoman atau konvensi ilmiah yang telah
ditetapkan.
Dengan karya
ilmiah, masyarakat akademik dapat mengkomunikasikan informasi baru, gagasan,
kajian, atau hasil penelitian Pedoman penulisan karya ilmiah memberi petunjuk
tentang menulis skripsi, tesis, disertasi, makalah, laporan penelitian.
Artikel ilmiah selayaknya ditulis
berdasarkan hasil penelitian lapangan sehingga memuat informasi-informasi dan
fakta-fakta empirik yang lengkap, akurat dan mutakhir dengan metodologi yang
jelas.
Membaca
merupakan kegiatan yang sangat penting dalam kehidupan umat manusia. begitupun,
nabi Muhammad SAW sebagai rasul terakhir menerima wahyu yang pertama dari Allah
SWT. Adalah perintah untuk “membaca”.(Q.S:96:1). Dengan membaca pula kita bisa
mencari serta memperoleh informasi, mencakup tentang isi bacaan, memahami makna
isi bacaan, membaca merupakan usaha untuk mendapat kan sesuatu yang akan di
lakukan, atau untuk mendapat kan sesuatu yang ingin di ketahui, mengetahui
sesuatu yang akan di lakukan atau untuk mendapat kan kesenangan dan pengalaman.
Membaca semakin penting dalam kehidupan masyarakat yang semakin kompleks.
Setiap aspek kehidupan melibatkan kegiatan membaca. Tanda-tanda jalan mengarahkan
orang yang bepergian sampai pada tujuannya, menginformasikan pengemudi mengenai
bahaya di jalan, dan mengingatkan aturan-aturan lalu lintas.
Di samping itu, kemampuan membaca
merupakan tuntutan realitas kehidupan sehari-hari manusia. Beribu judul buku
dan berjuta Koran diterbitkan setiap hari. Walaupun informasi bisa ditemukan
dari media lain seperti televise dan radio, namun peran membaca tak dapat
digantikan sepenuhnya. Membaca tetap memegang peranan penting dalam kehidupan
sehari-hari karena tidak semua informasi bisa didapatkan dari media televisi
dan radio.
Seseorang dapat menentukan sendiri berbagai
manfaat yang dapat dirasakan ketika membaca buku. Yang paling umum dari manfaat
membaca buku adalah kita dapat belajar dari pengalaman orang lain. Atau, dengan
membaca buku, kita dapat menambah pengetahuan.
B. Definisi Membaca
B. Definisi Membaca
Levau (1985:61)
Mengemukakan bahwa membaca “lessen bedeutet eine Funktion des Zusammenwirkens
von u.a Aufmerksamkeit, dem Erkenen von
Merkmalen der struktur und deren Beziehhungen. Der Speicherung im Gedachtenis,
den Antizipation von Ausserungen. Der lesser nimmt nicht nur geschriebene
symbole whar, er varbindet sie mit seinen Konsepten, seiner pragmatischen
Vorerfahrungen, seimen wissen zu der welt”.
Dari
ungkapan diatas dapat di artikan bahwa membaca merupakan kerja sama sebuah
fungsi dari adanya perhatian dan sebagainya, pengenalan ciri-ciri dari struktur
teks dan yang berhubungan dengannya, ingatan yang tersimpan dan adanya
antisipasi terhadap ucapan. Selain itu pembaca tidak hanya mendapatkan simbol-simbol
tertulis saja melain juga menghubungkan bacaan yang dibaca dengan konsep,
pengalaman sebelumnya juga wawasan yang di milikinya.
Ahuja dan Ahuja (2007) mengemukakan bahwa membaca merupakan suatu
keterampilan kompleks yang melibatkan serangkaian keterampilan yang lebih kecil
lainnya. Dengan kata lain, proses membaca adalah proses ganda, yang meliputi
proses penglihatan dan proses tanggapan. Sebagai proses penglihatan, membaca
bergantung pada kemampuan melihta simbol-simbol. Proses membaca merentang dari
yang paling sederhana, yaitu men-dekode kata-kata sehingga perluasan dan
pengembangan interpretative. Pen-dekode-an adalh proses mengubah simbol-simbol
berdasarkan penglihatan ke dalam pola-pola auditori, sedangkan perluasan dan
pengembangan interpretative melibatkan membaca kritis atau terkadang kreatif.
Membaca bukanlah suatu kemampuan tunggal. Membaca juga menggabungkan banyak
komponen kecil yang jika dipadukan bersama memungkinn membaca berlangsung. Membaca merupakan sekelompok
keterampilan yang memasukan di dalamnya
keterampilan pegenalan kata, kosa kata, membaca untuk mencari gagasan pokok,
memahami informasi yang berdasarkan kenyataan ataupun yang bersifat khusus,
mengikuti petunjuk, pengajaran dan arahan.
Finnochirio dan bonomo (1973:119),
sebagaimana dikutip oleh Tarigan (1990:8) membaca adalah proses memetik serta
memahami arti yang terkandung dalam bahan tulis. Jenis kegiatan membaca
tersebut oleh para ahli membaca umumnya
di golongkan sebagai kegiatan membaca literal. Artinya, membaca hanya menangkap
informasi yang ada tercetak secara tampak
jelas dalam bacaan yang ada dalam baris-baris bacaan. Pembaca tidak lagi
menangkap makna yang lebih dalam lagi, yaitu makna di balik garis-garis
tersebut, membaca seperti ini masih mencerminkan sebagai kegiatan pasif.
C.Manfaat
Membaca
Manfaat membaca adalah bahwa orang yang rajin membaca
buku dapat terhindar dari kerusakan jaringa otak di masa tua. Ini menurut riset
mutakhir tentang otak. Bahkan, secara tegas, penelitian inin menyatakan bahwa
membaca buku dapat membantu seseorang untuk menumbuhkan saraf-saraf baru di
otak
Kegiatan
membaca tentunya mempunyai manfaat dan tujuan. Menurut Hernowo (2005:33). “Manfaat
membaca adalah dapat belajar dari pengalaman orang lain atau menambah ilmu
pengetahuan”.
Manfaat membaca secara khusus
Menurut Hernowo (2005:33), diantaranya adalah:
1.
Mempermudah
pemahaman terhadap bacaan dari bidang ilmu terutama yang terkait dengan mata
pelajaran. Sebab pada hakekatnya membaca adalah menambah, memperluas, dan
memperdalam suatu materi.
2.
Meningkatkan
kemapuan dalam membuat perbandingan, penelitian dan pengkajian berbagai hal
yang sangat bguna bagi kehidupan.
3.
Meningkatkan
apresiasi bidang sastra dan seni.
4.
Meningatkannya
kemampuan mengenal diri dan mengenal lingkungannya serta mengenal beragam
kebudayaan
5.
Memperluas
wawasana, menggembangkan kepribadian dan toleranssi
6.
Memanfaatkan
wakktu luang dengan kegiatan yang efektif.
Daftar
Pustaka
Universitas Negeri Malang. 2000.
Pedoman Penulisan Karya Ilmiah Edisi Keempat. Malang; UM M
Tidak ada komentar:
Posting Komentar