Selasa, 08 Mei 2012

GURU YANG BAIK DAN GURU YANG HEBAT: Apakah bedanya?


Pertanyaan yang tertuang dalam judul di atas antara lain  dapat dijawab dengan memanfaatkan pandangan Mendikbud RI, Muh. Nuh yang disitir oleh Boy Yendra Tamin ( dalam http:// boyyendratamin.blogspot.com/2011/11/pendidik-profesional- antara-harapan-dan.html ). Menurut Nuh, “Guru yang baik akan menjelaskan sesuatu kepada muridnya sehingga paham, tetapi guru yang hebat adalah guru yang mampu menginspirasi dan memotivasi muridnya, sehingga mampu berbuat sesuatu yang baik dengan kemampuannya sendiri“.

TUGAS INDIVIDUAL ( untuk peserta perkuliahan Pembelajaran Menulis ) 

Pahamilah pernyataan Mendikbud itu, kemudian bacalah kelanjutan uraiannya dalam situs yang ditunjuk. Walau wacana itu sudah agak lama, sangat mungkin Anda belum sempat membacanya sampai tuntas, bukan? Usai membacanya,  jawablah soal berikut berdasarkan pemahaman Anda terhadap isi wacana tersebut.
Selamat membaca, setelah itu berbagilah.

SOAL

1.        Identifikasilah:
a) ciri-ciri guru yang baik;
1.      Memahami dan menghormati murid
2.      Menguasai bahan pelajaran yang diberikan
3.      Menyesuaikan metode mengajar dengan bahan pelajaran
4.      Menyesuaikan bahan pelajaran dengan kesanggupan individu murid
5.      Mengaktifkan murid dalam hal belajar
6.      Memberi pengertian dan bukan hanya dengan kata-kata belaka
7.      Menghubungkan pelajaran dengan kebutuhan murid
8.      Mempunyai tujuan tertentu dengan bahan pelajaran yang diberikan
9.      Jangan terikat oleh satu buku pelajaran
10.  Tidak hanya mengajar dalam arti menyampaikan pengetahuan saja kepada murid, tetapi senantiasa mengembangkan pribadi anak.

 b) ciri-ciri guru yang hebat.
1.       Ucapan dan intonasinya jelas dan mudah dipahami
2.      Bobot keilmuannya sangat dalam dan luas.
3.      Orangnya lugas dan sederhana.
4.      Bersahabat dan peduli.
5.      Kaya metode dan media.
6.      Adil saksama dan berpandangan sama rata terhadap semua pelajar.
7.      Mampu menghormati dan melayan pelajar secara terhormat, menerima dan memperkembangkan idea pelajar.
8.      Inovatif, kreatif, penuh idea, proaktif dan imaginatif dalam menjalankan tugas.
9.      Berani mencoba dan berfikiran terbuka.
10.  Adil saksama dan berpandangan sama rata terhadap semua pelajar.

2.     Jika diwajibkan memilih, apakah Anda akan berupaya untuk menjadi "guru yang baik" ataukah ingin menjadi "guru yang hebat"? Mengapa demikian? Tulislah minimal tiga alasan yang mendasari pilihan Anda itu.
Jika saya diwajibkan memilih, saya akan berupaya menjadi guru yang hebat, alasannya :
a.    Guru hebat dapat memahami kondisi siswanya sehingga mampu menyampaikan materi pembelajaran dengan kemampuan masing-masing sehingga membuat nyaman terhadap dirinya sendiri.
b.    Guru hebat mampu memotivasi siswanya sehingga dapat menemukan jatidirinya sendiri.
c.    Guru hebat dapat mengantarkan siswa menjadi lebih baik dan melahirkan siswa yang hebat.
3.   Bagaimanakah profil ideal guru Bahasa Indonesia di era globalisasi ini? Jelaskanlah menurut sudut pandang Anda masing-masing.
Profil guru bahasa Indonesia di era globalisasi ini adalah guru dapat memanfaatkan teknologi untuk kepentingan kegiatan belajar mengajar dalam meningkat mutu pembelajaran. Kecanggihan teknologi hendaknya dapat dimanfaatkan maksimal oleh guru, salah satunya adalah internet. Guru dapat memanfaatkan internet untuk mengetahui informasi dengan membaca melalui komputer maupun laptop. Apabila fasilitas itu masih terlalu rumit untuk digunakan, maka dengan HP yang mempunyai pasilitas GPRS bisa juga dimanfaatkan. Dengan cara ini lebih praktis, berbagai situs internet menyediakan layanan yang sifatnya ilmu pengetahuan baik keilmuan formal maupun non formal.                 
4.        Adakah manfaat yang Anda peroleh setelah membaca wacana itu? Jika ada, tulislah semua manfaat yang dapat Anda petik darinya.
Manfaat yang dapat saya peroleh setelah membaca wacana itu adalah :
a.    Saya dapat mengetahui undang-undang yang mengenai guru dan dosen
b.    Saya dapat mengetahui syarat seorang guru dan dosen yang profesional
c.    Saya dapat mengetahui perbedaan tugas dari dosen dan guru
d.   Bertambahnya wawasan mengenai guru dan dosen

Rabu, 18 April 2012

7 Langkah Meningkatkan Konsentrasi


Kemampuan untuk meningkatkan konsentrasi atau memusatkan perhatian pada tujuan-tujuan spesifik akan meningkatkan kemampuan mental kita dan pada gilirannya meningkatkan kualitas hidup kita.
Dalam kehidupan sehari-hari kita terus-menerus dibombardir dengan respon indra kita; penglihatan, suara, bau, dan perasaan. Otak kita harus memutuskan apa yang penting bagi kita yang perlu disimpan, dan apa yang tidak yang harus dibuang.
Jika kita tidak fokus, rentang perhatian kita tersebar di banyak hal yang berbeda dan ini akan tercermin dalam otak kita. Kegiatan di otak juga akan terurai di seluruh otak dan tidak ada jejak abadi yang akan dibuat.
Ketika kita berkonsentrasi pada tugas atau objek tertentu, otak akan secara otomatis meminimalkan atau  mematikan kegiatan yang tidak terkait dengan tugas dan mengaktifkan wilayah otak yang berhubungan dengan objek dari perhatian kita.
Kemampuan untuk mengubah jejak/pengalaman indra baru merupakan dasar bagi semua pembelajaran; itu tidak berarti hanya belajar akademik tapi apa pun yang kita lakukan dalam hidup kita. Dari belajar berjalan, naik sepeda, ataupun belajar matematika yang lebih kompleks – begitu kita belajar kita tidak akan pernah lupa.
Orang paling sukses di segala lapisan kehidupan; ilmuwan, atlet, aktor, guru, pengusaha atau orang lain yang sukses selalu punya satu kesamaan, mereka tahu apa yang mereka inginkan dan mereka memiliki satu pikiran fokus untuk mencapai tujuan mereka. Dengan berfokus pada tujuan, semua energi dan usaha terkonsentrasi pada tugas-tugas yang menggerakkan untuk lebih dekat ke arah tujuan.
Kemampuan untuk fokus akan membantu kami tahu apa yang perlu kita lakukan tetapi yang lebih penting kita juga akan tahu apa yang tidak boleh dilakukan. Retikuler mengaktifkan sistem dalam otak akan mengingatkan perhatian kita untuk hal-hal penting di sekitar kita yang akan membantu kita bergerak menuju apa yang kita inginkan. (sistem retikuler adalah suatu sistem yang beradadi batang otak anda, yang membantu anda mengarahkan diri anda ke sesuatu yang anda inginkan asal anda menginginkannya secara spesifik)
Bagaimana cara meningkatkan konsentrasi:
1. Memiliki tujuan spesifik yang ingin anda capai. Jika merupakan tujuan keuangan, rumuskan tepatnya berapa jumlah yang ingin anda  memiliki, bangun keuangan secepat anda membangun kemampuan anda untuk menghasilkan uang. Tetapkan batas waktu kapan anda ingin mencapainya.
2. Mempunyai alasan mengapa anda harus mencapai itu. Ini adalah bagian yang paling penting yang harus anda sertakan, semakin kuat alasan semakin besar kemungkinan akan mencapainya.
3. Keyakinan bahwa anda akan mencapainya dan tetap fokus pada keyakinan tersebut. Anda harus benar-benar yakin bahwa anda akan mencapainya. Menjadikannya sebuah keharusan.
4. Membuat Rencana – Bagaimana cara sampai ke tujuan anda? Buat semua daftar  tugas yang harus anda ambil untuk bergerak lebih dekat ke tujuan anda. Daftar juga hal-hal yang tidak perlu anda lakukan, hal-hal yang akan mengalihkan perhatian dari pencapaian tujuan anda. Hal-hal seperti terlalu banyak menonton TV, atau nongkrong dengan teman-teman. Lebih terarah dalam menyikapi rencana.
5. Aksi – Pecah rencana ke bulanan, mingguan dan rencana tindakan harian. Sisihkan waktu tertentu dan mengambil tindakan setiap hari setidaknya waktu tersebut akan membawa anda lebih dekat ke tujuan Anda.
6. Review – Review ini setidaknya setiap bulan, lebih lama dari itu berarti anda akan menyimpang terlalu jauh dari tujuan anda. Membuat penyesuaian yang diperlukan dalam rencana atau tindakan, tetapi tetap pada tujuan.
7. Menikmati proses – Menetapkan tujuan dan bekerja ke arah itu akan lebih memuaskan jika anda menikmati proses dalam melakukannya.

Rabu, 11 April 2012

Prakuis

BAHASA INDONESIA              : Latihan 1
Mata Kuliah                                 : Bahasa Indonesia                               
Dosen                                          : Hj. Isna Sulastri, Dra. M. Pd.
Nama                                           : Hani Siti Nurhanifah
NIM                                            : 41032151111029
Tanggal                                        : 11 April 2012

BAGIAN A
Petunjuk
1.    Kerjakanlah soal di bawah ini dengan cara menghitamkan huruf B jika pernyataan yang terdapat dalam soal, Anda anggap benar dan hitamkan S jika salah. Contoh jika jawaban betul: (B-S)
2 . Jawaban ditulis langsung pada lembar soal ini. Untuk ini silakan dikopi paste terlebih dahulu.
3 .  Pengetikan soal ini belum tertata rapi maka rapikanlah dalam blog Anda.

SOAL
1.    Tujuan utama perkuliahan Bahasa Indonesia adalah untuk menumbuh kembangkan keterampilan berbahasa mahasiswa, baik lisan atau pun tulisan ( B-S ).
2.    Salah satu upaya menumbuhkembangkan keterampilan berbahasa mahasiswa adalah dengan menumbuhkan kesadaran berbahasa Indonesianya terlebih dahulu ( B -S ).
3.    Kesadaran berbahasa seseorang tidak dapat dilihat  dari tanggung jawab dan sikapnya terhadap bahasa Indonesia ( B-S ).
4.    Mahasiswa Program Studi Matematika tidak perlu memiliki kesadaran berbahasa
Indonesia sebab mereka tidak akan menjadi guru bahasa Indonesia (B-S).
5.    Membiasakan diri berbahasa sesuai kaidah bahasa Indonesia terutama di dalam forum-forum resmi, merupakan wujud tanggung jawab seseorang terhadap bahasanya (B – S  ).
6.    Menurut Mansoer Pateda, tanggung jawab terhadap bahasa dan berbahasa dapat diwujudkan hanya dalam bentuk partisipasi formal ( B – S  ).
7.    Pengguna bahasa yang berpartisipasi secara formal, biasanya dengan kesadaran sendiri berusaha untuk menjadi peserta aktif dalam setiap kegiatan kebahasaan (B -S).
8.    Mahasiswa Program Studi Matematika idealnya berpartisipasi dalam kegiatan pembinaan bahasa,  minimal dalam bentuk partisipasi formal (B -S).
9.    Salah satu contoh partisipasi formal yang dapat dan patut dilakukan mahasiswa  Program Studi Matematika adalah berupaya untuk selalu berhati-hati dalam berbahasa sehingga bahasa yang digunakannya senantiasa tertib dan terpelihara (B – S ).
10. Mampu menghafal kaidah bahasa Indonesia dengan baik tanpa berlatih mengimplementasikan  berlatih mengimplementasikannya belum menjamin seseorang akan menjadi pengguna bahasa yang baik (B -S).
11. Mahasiswa Program Studi Matematika yang sudah berusaha untuk berbahasa sesuai kaidah  bahasa Indonesia dalam forum-forum resmi, merupakan pertanda bahwa dia sudah memiliki kesadaran berbahasa (B -S).
12. Kalimat efektif biasanya tidak komunikatif (B-S).
13. Kalimat yang ambigu termasuk salah satu contoh kalimat efektif ( B-S ).
14. Kalimat ambigu adalah kalimat yang tidak memiliki struktur yang lengkap ( B-S ).
15. Penggunaan bahasa Indonesia  yang baik dapat dilihat antara lain dari keefektifan kalimat serta ketepatan diksi dan ejaannya (B -S).

BAGIAN B
Petunjuk
Jawablah soal berikut dengan mempergunakan bahasa Indonesia yang baik dan bernalar  karena bahasa jawaban Anda termasuk bagian yang dinilai.
SOAL
Ada pernyataan yang berbunyi, “Maju mundurnya suatu bahasa sangat ditentukan oleh
kesadaran berbahasa pemakai bahasa itu sendiri”.

1.  Setujukan Anda dengan pandangan tersebut? Apa alasannya?  Tulislah argumentasi Anda terkait
    ini dalam satu paragraf.
     Setuju, karena bahasa ialah tanggung jawab kita dan merupakan sebagai lambang kebanggan dalam identitas nasional yang memiliki peranan penting dalam suatu bangsa sehingga kita harus mampu untuk menjaganya.
2.  Tulislah minimal lima ciri orang yang memiliki Kesadaran Berbahasa. Uraikan masing-masingnya
   dengan singkat.
1.    Selalu berhati-hati menggunakan bahasa. Artinya jika ia telah memiliki Kesadaran Berbahasa maka ia akan berhati-hati dalam menggunakannya.
2.    Tidak merasa senang melihat orang yang mempergunakan bahasa secara serampangan. Artinya karena seseorang telah memiliki kesadaran berbahasa maka seseorang akan membenarkan jika ia mendengar ada orang lain yang mempergunakan bahasa secara serampangan.
3.    Tertarik perhatiannya kalau orang menjelaskan hal yang berhubungan dengan bahasa. Artinya seseorang yang telah memiliki Kesadaran Berbahasa akan tertarik jika ada yang sedang menjelaskan ataupun membicarakan mengenai bahasa.
4.    Berusaha menambah pengetahuan tentang bahasa tersebut. Artinya karena seseorang telah memiliki Kesadaran Berbahasa maka ia akan slalu merasa kekurangan akan mengenai bahasa itu.
5.    Bertanya kepada ahlinya kalau menghadapi persoalan bahasa. Artinya jika ia memiliki persoalan bahasa maka ia akan slalu menanyakannya kepada ahlinya sehingga ia mengetahui dari apa yang ia tanyakann itu.
3. Sudahkah Anda memiliki kelima ciri tersebut? Jelaskanlah dengan argumentasi yang bernalar.
     Belum, karena saya menyadari bahwa saya belum memiliki akan kesadaran berbahasa dan masih banyak kesalahan dan kekurangan dalam berbahasa sehingga saya belum memilikinya. Akan tetapi, setalah saya mengetahui akan Maju mundurnya suatu bahasa sangat ditentukan oleh kesadaran berbahasa pemakai bahasa itu sendiri maka saya merasa bersalah karena saya slalu mengganggap remeh bahasa sehingga saya ingin mempelajari bahasa secara lebih jelas .
4.  Upaya apakah yang sebaiknya dilakukan untuk meningkatkan keterampilan berbahasa Anda?
    Jelaskanlah.
     Upaya yang sebaiknya dilakukan adalah menumbuhkan rasa memiliki  akan bahasa sehingga mampu menimbukan kemauan untuk ikut membina dan mengembangkan bahasa tersebut, memiliki tanggung jawab akan berbahasa, menyadari akan pentingnya berbahasa.